Sehari Petualangan di Museum Nasional
Pada Februari lalu,
mahasiswa-mahasiswi Program Studi Industri Perjalanan mengadakan kegiatan
kunjungan ke Kota Jakarta. Sebagai salah satu objek wisata kebanggaan wakga
ibukota, kami pun tak luput pula mengunjungi Museum Nasional. Ketika melangkahkan kaki di kompleks Museum Nasional
Indonesia, kami dibuat terperangah dengan arsitektur bangunan yang luar biasa
megah dan indah. Sebuah monument berbentuk gajah dan monumen tentang perjuangan
rakyat Indonesia berdiri gagah menyambut kedatangan kami.
![]() |
| Gading Gajah Purba Stegodon Sp. di Museum Nasional |
Jenis koleksi di dalam Museum sendiri dibedakan
atas tujuh macam yaitu koleksi prasejarah, koleksi sejarah, koleksi arkeologi,
koleksi ethnografi, koleksi astronomi dan numerologi, koleksi keramik, dan
koleksi geografi. Semuanya tersebar dalam dua buah gedung pameran di dalam
museum. Untuk setiap lantai pameran koleksi di museum Nasional, khususnya di
Gedung B, terdapat highlight koleksi tersendiri yang menarik
minat setiap wisatawan. Berikut adalah bagian-bagian ruangan pameran dalam Museum
Nasional:
·
Gedung A (Gedung Gajah):
o Koleksi
Sejarah
o Koleksi
Tekstil
o Koleksi
Keramik
o Koleksi
Ethnografi
o Koleksi
Prasejarah
o Koleksi
Arkeologi
·
Gedung B (Gedung Arca):
o Lantai
1: Manusia Indonesia dan Lingkungannya
o Lantai
2: Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Ekonomi
o Lantai
3: Organisasi Sosial dan Pola Pemukiman
o Lantai
4: Khasanah Emas dan Keramik
o Lantai
5-7: Kantor Kepengurusan Museum
·
Gedung C (dalam
pembangunan):
Direncanakan
gedung ini akan dibuka dalam beberapa tahun kedepan. Selain berisi koleksi,
gedung interaktif ini juga akan berisi bioskop dan lingkungan komersil.
![]() |
| Salah satu gamelan koleksi Museum Nasional |
Untuk mencapai Museum Arkeologi terbesar di Asia Tenggara ini, banyak moda transportasi yang dapat dimanfaatkan oleh wisatawan. Letak museum yang ada di tengah kota Jakarta membuatnya mudah digapai melalui segala arah. Museum ini dilewati oleh beberapa
koridor Bus Transjakarta seperti koridor 1 (Blok M-Kota) dan koridor 3B (Kalideres-Pulogadung).
Nantinya, wisatawan dapat langsung turun di Halte Monumen Nasional yang letaknya tepat di depan
museum. Pilihan
moda transportasi lainnya dapat dicapai melalui kereta api. Wisatawan dapat naik
KRL Commuter Line rute Jakarta Kota-Bogor/Depok (Rute warna merah) atau rute Cikarang–Jakarta Kota (Rute warna biru) lalu turun di Stasiun Juanda yang jaraknya sekitar 15
menit berjalan kaki menuju museum. Jangan khawatir bagi Anda yang ingin
berjalan kaki menuju museum. Keberadaan trotoar yang luas akan menjamin
keselamatan dan kenyamanan Anda selama berjalan kaki menuju museum. Jika Anda ingin menikmati
fasilitas dari pemerintah, Anda dapat naik bus tingkat wisata
gratis milik Pemda DKI Jakarta. Anda bisa naik dari kawasan wisata Kota Tua
Jakarta, Masjid Istiqlal, atau Senayan lalu turun di halte Museum Nasional atau
Monumen Nasional.
Dengan segala kemudahan akses dan fasilitas di dalam Museum Nasional, tidaklah mengherankan jika museum ini menjadi salah satu museum yang paling diminati oleh segala usia. Ayo berkunjung ke Museum. Inilah saatnya Anda berwisata sekaligus menambah ilmu.
ALAMAT
Jl. Medan Merdeka Barat no.12, Gambir, Jakarta
Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10110 (sebelah kantor pusat Radio Republik
Indonesia/RRI)
JAM OPERASIONAL
Senin dan hari libur Nasional: tutup
Selasa-Jumat: 08.00 – 16.00 WIB
Sabtu-Minggu: 08.00 – 17.00 WIB
LAMA KUNJUNGAN
±150 menit (2,5 jam)
HARGA TIKET MASUK
Personal
·
Dewasa :
Rp 5.000,00
·
Anak-anak :
Rp 2.000,00
·
Mancanegara :
Rp 10.000,00
Rombongan (Minimal 20 orang)
·
Dewasa :
Rp 3.000,00/orang
·
Anak-anak :
Rp 1.000,00/orang
·
CONTACT
Telp: (021) 386 8172
Twitter: @MuseumNasional
Facebook: Museum Nasional Indonesia
Youtube: Museum Nasional Indonesia
Websites: www.museumnasional.or.id




Komentar
Posting Komentar